Iklan

Rabu, 28 Desember 2022, Desember 28, 2022 WIB
Last Updated 2023-07-06T18:09:14Z
HeadlineLOMBOK BARATNEWS

Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Nataru, ASDP Lembar Siapkan 24 Armada Kapal

ASDP
General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ardhi Ekapaty


LOMBOK BARAT, _ PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar NTB terus memantapkan layanan untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa di Pelabuhan Lembar  jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2022.General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ardhi Ekapaty kepada sejumlah media, Kamis (23/12) mengatakan bahwa pihanya bersama stake holders lainnya akan terus memaksimalkan pelayanan terutama yang berkaitan dengan saffety ditengah cuaca yang cenderung ekstrim saat ini.

Jelang Natal dan tahun baru 2023 ditengah cuaca yang kurag bershabat ini, Ardhi Ekapathy tetap memprioritaskan safety dengan terus berkoodinasi dengan para piha yang memiliki kewenangan memberikan maklumat tentang kemananan dalam pelayaran. “Karena apapun itu, ketika maklumat pelayaran memberi tahu bahwa kondisi cuaca  kurang baik dan tida boleh ada pelayaran, maka pihak ASDP lembar tida mau memaksakan. Karena safety tida bisa ditawar. Bagi kami safety itu harga mati,” tandasnya

Untuk mengantisipasi kondisi cuaca tersebut pihak ASDP Ferry Lembar terus melaukan koordinasi dengan pihak BMKG. Selain itu  alat keselamatan yang ada di atas kapal juga harus benar-benar sesuai standar keselamatan pelayanan “ Jadi semuanya harus diperhatikan dan jika terjadi kondisi darurat semuanya sudah siap terutama alat keselamatan,” ungkapnya.

Jelang Nataru tahun ini pihak ASDP Lembar menyiapkan armada dengan tujuan Lembar-Padang Bai sebanyak 24  kapal dan 5 kapal dengan tujuan ketapang- lembar. Dengan armada yang memadai tersebut pihak ASDP Lembar meyakini tida akan terjadi penumpukan penumpang. “Walaupun ada kenaikan penumpang  yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2021 yani sebesar 15-20 persen namun tidak ada penumpukan karena kapal sudah banyak  dan pengguna jasa datangnya mengalir,” papar Ardhy Ekapaty.

Terkait dominasi penumpang jelang Nataru 2022 adalah pejalan kaki kemudian  kendaraan roda dua sementara pengguna kendaraan besar seperti bus antar provinsi tida terlalu banyak. Sementara truk memang tida boleh boleh melintas. “Kalau dibandingkan tahun 2021 ada peningkatan 25 persen penumpang pejalan kaki sedangkan bus 5 persen dibanding tahun lalu. Hal itu juga yang memuat tidak ada penumpukan penumpang. Dan pelabuhan ferry itu tida boleh ada penumpukan. Kalau ada penumpukan harus seger di urai misalnya dengan menambah trip,” ungkapnya.

Sementara itu kepala KP3 Lembar, Iptu Adi Rizal Pangituan Sipayung,ST RK mengatakan pihaknya  juga juga terus melakukan koordinasi dengan mitra kerja untuk terus menjamin  kenyamanan dan kemananan bagi masyarakat yang menggunakan jasa pelabuhan.

Untuk dapat memantau arus penumpang di Pelabuhan Lembar, Pihak ASDP  maupun KP3 bersama stake holders lainnya seperti dari TNI, POLRI, BASARNAS dan Perhubungan mendirikan posko terpadu. Dengan adanya posko terpadu tersebut pengguna jasa dapat diberikan infomasi terkait pelayanan dengan lebih cepat. “Kami menghimbau kepada pengguna jasa untuk memanfaatkan posko terpadu tersebut untuk mencari informasi terkait pelayanan di pelabuhan. Selain itu kami juga menghibau agar pengguna jasa untuk tetap menjaga kenyamanan, ketertiban dan kebersihan,” harap Ardhy Ekapaty   (NK 008)