Iklan

𝐑𝐞𝐝𝐚𝐤𝐬𝐢
Selasa, 22 Agustus 2023, Agustus 22, 2023 WIB
Last Updated 2023-08-23T01:44:34Z
Mataram NTBNEWS

Gubernur, KPU, Polda, Danrem, Bawaslu, dan 18 Parpol Deklarasikan Pemilu Damai






Mataram - Sebanyak 18 Ketua Partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Lapangan Bharadaksa Polda NTB pada Selasa, 22 Agustus 2023.

Pimpinan Parpol di NTB menandatangani papan naskah komitment bersama disaksikan Gubernur, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, dan Ketua KPU NTB, Ketua Bawaslu NTB bersama stakeholder lainnya. 

Komitmen 18 partai politik antara lain, Berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI dengan tidak melakukan politisasi SARA.

Kedua, mewujudkan Pemilu sebagai sarana integritas bangsa dan menolak segala bentuk pelanggaran dengan alasan apapun. Yang ketiga melaksanakan pemilu tahun 2024 yang langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil.

Kemudian yang keempat saling menghargai dan menghormati hak serta perbedaan masing-masing peserta pemilu tahun 2024.

Ketua KPU NTB Suhardi Soud mengatakan, deklarasi Pemilu damai 2024 yang diinisiasi Kapolda NTB Djoko Poerwanto merupakan proses yang baik dan membuat pesta demokrasi ini menjadi terukur dan bisa dikelola dengan baik yang akan melahirkan situasi dari NTB untuk keberlanjutan pembangunan di level nasional.

Dirinya menyadari bahwa mengelola pemilu seperti memanajeri konflik (manager konflik). Pasalnya penyelenggara pemilu adalah bagian dari manajer konflik. Kenapa? Karena yang direbut ini sedikit tapi yang menginginkannya banyak.

"Yang mau itu banyak tapi kesempatannya sedikit tentu mengelola itu juga tidak mudah harus ada kolaborasi dari seluruh komponen penting baik dari pemerintah daerah, aparat keamanan, bawaslu, KPU dan seluruh partai politik yang menjadi peserta pemilu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tiga atau empat hari yang lalu, KPU NTB sudah mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) dari 18 parpol dan 940 bakal calon sementara. 

Masyarakat diharapkan untuk memberikan masukan terhadap DCS tersebut sehingga memberikan informasi-informasi jika terdapat bakal calon yang tidak memenuhi syarat, harap Suhardi 

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Djoko Poerwanto mengatakan, kegiatan Deklarasi Pemilu Damai itu diselenggarakan untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif saat Pemilu tahun 2024 mendatang berlangsung.

“Kita ingin Pemilu tahun 2024 di wilayah Provinsi NTB mendatang, berjalan dengan aman, nyaman dan damai,” ungkap Djoko

Dirinya mengatakan, "jangan beri kesempatan ruang, tempat dan waktu untuk orang-orang atau oknum-oknum untuk membuat NTB tidak nyaman dan damai", pungkasnya.(Kingrajawalisakti.com)